Monday, June 8, 2015

MENGANALISIS FILIM I'M NOT STUPID



Film I’m Not Stupid Too menurut saya adalah fim yang sangat bagus dapat menyadikan sebuah pelajaran berharga kepada orang tua atau calon orang tua dan orang dewasa yang berada disekeliling anak baik itu guru, kepala sekolah, dan masyarakat.

Filim ini berkisah tentang 2 keluarga yang berbeda, tetapi sama kerasnya dalam mendidik anak. Keluarga pertama yaitu keluarga Jerry terdiri dari ayah, ibu, dan kakaknya Tom Yeo. Keluarga kedua adalah keluarga Chengcai dan ayahnya yang seorang mantan narapidana dan seorang pekerja keras.

Banyak orang tua tidak memperdulikan dan mengacuhkan bakat anaknya yang terpenting adalah anaknya mendapatkan nilai yang sempurna. Sebagai orang tua bakat yang dimiliki anak janganlah dipatahkan, karena setiap manusia lahir memiliki bakatnya masing-masing. Dalam filim ini dikisahkan tom adalah blogger yang berbakat namun ibunya tidak mau mengakui dan menghargai bakatnya tersebut. kemudian temannya bernama Chengcai yang memiliki bakat bela diri namun, bakatnya ditentang keras oleh ayahnya karena ayahnya tak ingin anaknya cacat seperti dia. Di filim ini juga mengajarkan bagaimana sebaiknya menjadi orang tua untuk mendorong bakat yang dimiliki anaknya seperti teman ayahnya chengcai seorang ibu yang sangat mendorong bakat tolak peluru yang dimiliki anaknya sehingga anaknya menjadi juara tolak peluru nasional.

Sebagai orang tua tidak boleh terlalu memaksa anak akan apa yang kita suka karena setiap orang punya selera masing-masing begitu juga dengan anak. Dan jangan terlalu keras melarang anak jika dia suka suatu hal seperti dalam kisah I’m Not Stupid Too ini Chengcai tidak suka makan sayur tapi, ayahnya memaksa untuk makan sayur. Mestinya sebagai orang tua kita harus kreatif bagaimana membuat anak suka makan sayur tanpa harus dipaksa seperti sayur itu kita bentuk jadi lucu seperti membentuk sketsa wajah, doraemon, atau yang lainnya. Sebagai orang tua kita juga harus menerima selera dan kritikan anak selagi itu positif di filim ini dikisahkan ayahnya chengcai berusaha menunjukkan rasa sayangnya ia membelikan tas baru untuk anaknya karena tas lamanya telah rusak tapi, ketika anak menyampaikan kritikan dan anak memilih tas lamanya ayahnya marah-marah. Jika terlalu memaksakan anak anak menjadi tidak nyaman dan akan melakukan pemberontakan.

Di filim ini juga menjelaskan bagaimana sikap anak ketika mendengar omelan baik dari orang tua, maupun orang dewasa lainnya. Keseringan di omeli panjang kali lebar membuat mereka jenuh dan tidak ingin mendengarkan sama sekali. Seperti jery dan tom menganggap omelan ibunya dan neneknya hanya numpang lewat masuk kuping kanan-keluar kuping kiri, beda lagi dengan Chengcai omelan ayahnya masuk kuping dan dituangkan semua ke tong sampah di bentuk dalam comedy tapi, di dalamnya terdapat nasehat bahwa anak tak butuh terlalu banyak omelan mereka juga butuh didengarkan tapi, ketika anak ingin menyampaikan sesuatu hal kepada orang tua atau orang dewasa malah mereka dianggap membantah dan akhirnya mereka memilih lebih baik diam sehingga tidak mendapatkan  omelan tambahan.

Usaha yang dilakukan anak setidaknya kita hargai walau sedikit atau kurang bagus usaha yang dilakukannya. Seperti yang dikisahkan dalam filim ini Chengcai seorang anak yang tidak pernah membuat PR tapi, dia membuat PR untuk pertama kalinya ingin menjadi anak baik namun, sang guru tak menghargainya sama sekali sehingga anak melakukan pemberontakan dan mungkin takkan mau mencoba lagi untuk  mengerjakan PR. Begitu juga dengan kisah Jery dan Tom. Mereka memberikan hadiah kepada ayahnya disaat perayaan hari ayah. Tom membelikan sebuah mesin cukur dari uang tabungannya dianggap pemborosan, dan Jery yang menggambarkan bagaiman keadaan ayahnya setiap malam pun tidak dihargai. Ada juga kisah saat tom berusaha memperbaiki laptop ayahnya yang terkena virus agar ayahnya senang, dan bisa bekerja lagi tetapi, sang ayah bukannya mengucapkan terimakasih malah menuduh bahwa dialah yang merusakkan laptopnya yang tanpa disadari, sang ayah telah melukai hati anaknya yang baru ia ketahui ketika membuka blog anaknya.

Mendidik anak dianjurkan para orang tua untuk tidak terlalu keras seperti yang dilakukan Pak Fu kepada muridnya. Pak fu mengajarkan pelajaran bahasa china dia membagikan kamus bahasa china kepada setiap muridnya tanpa ada terjemahan bahasa inggris padahal keseharian muridnya berbahasa inggris sehingga murid tidak mengerti apa yang diajarkannya, dia juga memaksa muridnya harus mendapatkan nilai sempurna jika muridnya mendapatkan nilai rendah dia menganggap muridnya bodoh, dia pun tak pernah memuji muridnya malah menyebut muridnya apel busuk. Dan dia juga memukul muridnya bernama Chengchai yang telah melawan kata-katanya saat CD dewasa milik tom tertangkap olehnya sehingga perkelahian pun terjadi antara Pak fu dan chengchai yang seharusnya ini tidak boleh terjadi perkelahian antara guru dan murid di dalam sekolah, yang kemudian menjadi topik terheboh karena tom menyebarkan video saat kejadian itu berlangsung melalui jaringan internet ia tak terima sahabatnya cheng chai dikeluarkan dari sekolah.

Kurangnya perhatian orang tua dan komunikasi yang kurang baik di dalam keluarga membuat anak kesepian dan tak ingin bercerita apa yang telah dialaminya. Mereka akan memilih bercerita dengan orang lain yang menurutnya mau mendengarkan ceritanya. Di filim ini dikisahkan Jery seorang anak yang berumur 8 tahun meskipun ia memiliki orang tua tapi, dia merasa seperti anak yatim piatu karena orang tuanya yang terlalu sibuk dengan pekerjaanya hingga jarang memperhatikan anak-anaknya, mereka muncul ketika anaknya sudah tertidur. Dan abangnya yang begitu membencinya. Tom menganggap dia tidak disayangi orang tuanya dan menganggap dirinya tak berguna dia pun sangat iri dengan adiknya.

 Komunikasi antar keluarga penting sekali dilakukan mendengarkan cerita anak, dan penjelasan anak saat mereka melakukan kesalahan. Orang tua harus mengetahui cara berkomunikasi dengan anak pun membutuhkan seni agar anak mau mendengarkan dan mau bercerita di keluarga jery komunikasi antara anak dan orang tua mereka buruk sekali mereka berkomunikasi melalui perantara lemari es yang terkadang pun tak terbaca. Jery yang masih berumur 8 tahun tidak mengetahui tentang kehamilan maka ia meminta penjelasan kepada ibunya tapi, ibunya tidak menjelaskan sama sekali, akhirnya jery meminta penjelasan kepada setiap orang-orang yang dijumpainya. Dia ingin tahu tentang kehamilan karena teman sekelasnya telah berbohong dan menakut-nakutinya mereka mengatakan dia dan teman perempuannya akan memiliki bayi karena telah tidur besama dan pegangan tangan seperti tayangan di TV.

Karena kesalahpahaman itu jery dan teman perempuanya ketakutan. Jery menghabiskan semua tabungannya untuk membeli nanas dan mebawa teman perempuannya ke klinik. Pemanggilan orang tua jery ke klinik membuat mereka marah sekali dan menganggap anaknya nakal dan pembantah saat anaknya berusaha menjelaskan kepada mereka. Padahal kalau saja dari awal orang tuanya mau menanggapi pertanyaan anaknya ini tidak akan terjadi karena anak bertanya kepada orang tua tentang suatu hal pasti karena dia ingin tahu atau sesuatu hal itu sedang ia alami seperti ketika saya mendapat haid pertama kali saya takut sekali tiba-tiba saja ada darah di celana dalam dan seketika rasa takut itu hilang ketika ummi saya menjelaskan bahwa itu adalah darah haid.

Sebagai orang tua atau orang dewasa ketika kita ingin memberikan sebuah aturan atau larangan kepada anak penyampaiannya harus baik dan tidak melanggar larangan tersebut  didepan anak, sehingga mereka tidak menganggap aturan dan larangan yang kita buat hanya terdengar omong kosong dan membuat mereka berfikir peraturan dibuat untuk dilanggar. Seperti di filim ini Orang tua Jerry dan Tom selalu mengomeli anaknya melarang anaknya mengangkat telpon ketika sedang makan bersama tetapi mereka melanggar aturan mereka sendiri didepan anaknya.

Orang tua atau orang dewasa selalu mengajarkan kepada anak yang sedang bertengkar untuk lebih dulu meminta maaf karena meminta maaf yang lebih dulu itu mulia dibanding memaafkan tetapi, ketika mereka sedang bertengkar tak ada satu pun yang ingin lebih dulu meminta maaf malah menganggap meminta maaf itu kalah. Sebagai orang tua hendaknya ketika bertengkar dengan pasangan jangan tunjukkan di depan anak karena itu dapat mengganggu psikologis mereka sehingga mereka tidak betah di rumah dan memilih tempat yang membuat mereka tenang, saat seperti ini anak terjerumus ke dunia narkoba, pergaulan bebas, dan masuk ke komplotan begal atau anak-anak jalanan yang suka melakukan keonaran karena kurang perhatian dari orang tuanya. Seperti yang di kisahkan di filim ini orang tua jery dan tom bertengkar setiap hari dan membuat tom memilih bersama temannya dari pada pulang ke rumah dan melihat perang dingin kedua orang tuanya. Dan Jerry berinisiatif mengirim sms maaf ke ponsel masing-masing orang tuanya supaya mereka bisa berdamai.
 
Banyak para orang tua atau orang dewasa setiap melihat anak yang melakukan kesalahan atau membuat kecewa mereka, mereka akan memarahi dengan kata-kata negatif dan memukulnya atau malah mencambuknya dan menganggap itu bentuk pengajaran bagi anak agar lebih baik. Padahal kata-kata negatif bisa menurunkan rasa percaya dirinya. Jika kecewa dengan hasil tugasnya anak atau sikapnya, lebih baik lakukan pendekatan mungkin ada masalah yang tengah ia hadapi.yang terjadi apabila kita memarahi, memukul, dan sampai mencambuk anak malah membangkang dan melakukan pemberontakan dan psikologis mereka terganggu dia merasa tidak disayangi, anak juga akan mengalami luka batin yang akan terus menetap hingga dewasa dan dia akan berlindung dengan orang-orang yang menyayanginya dan menghargai dirinya. saat seperti ini anak masuk ke kehidupan gelap seperti narkoba pergaulan yang salah.

Seperti yang dikisahkan di filim ini ayahnya Chengcai ketika mengetahui nilai anaknya 16 dari suatu bidang studi ia memarahi dan mengatai anaknya dengan kata negatif yang membuat anaknya dan juga dia memukul anaknya bertubi-tubi ketika anaknya dikeluarkan dari sekolah sehingga anak tersinggung dan melakukan pemberontakan.Tom menerima cambukkan sebanyak 40 kali di depan seluruh murid lainnya setelah CD dewasa yang ia bawa tertangkap oleh pak fu bukan sakit saja yang ia rasakan juga mentalnya terganggu karena dia diledeki oleh teman-teman sekolahnya sehingga dia merasa baik di rumah maupun di sekolah sama saja sehingga mereka mencari tempat yang nyaman bergabung dengan komplotan anak jalanan yang menurut mereka membuat mereka senang dan dihargai tanpa mengetahui bahayanya berteman dengan anak jalanan.

Memberi perhatian kepada anak bukan berarti harus mengantarkan dan menjemputnya ke sekolah anak juga tidak nyaman dengan hal itu, menyuruhnya mengerjakan PR, membelikan handphone dan menyuruhnya untuk menjauhi temannya, mengungkit kebaikan diri di depan anak tidak akan membuat anak beranggapan orang tuanya baik dan pengertian terhadapnya seperti yang dilakukan orang tua tom, ibunya tom keluar dari pekerjaannya untuk mengurus anaknya tapi, semua yang dilakukannya malah membuat anaknya tidak nyaman dan ayahnya tom menyuruh tom untuk menjauhi temannya chengchai karena menurutnya chengchai membuat pengaruh buruk kepada tom. Chengchai adalah teman dekatnya tom walaupun chengchai tidak sekolah lagi mereka tetap berteman karena mereka memiliki nasib yang sama.

Sebagai orang tua tidak baik menyuruh anak menjauhi temannya walau temannya bandel semestinya orang tua merangkul juga temannya agar lebih mudah kita mendekati anak karena anak-anak lebih percaya temannya dari pada mendengar nasihat orang tuanya. Mereka menganggap orang tua atau Orang dewasa membosankan maka mereka memilih temannya maka orang tua buatlah anak menjadi yaman seperti ketika saat ia bersama temannya dan tunjukkanlah kasih sayang kepada anak seperti memberikannya pujian agar anak senang dan menjadi semangat melakukan suatu hal yang kita inginkan dengan pujian juga anak akan berusaha memacu dirinya untuk menjadi lebih baik. Beri  juga sebuah kecupan serta pelukan ini akan membuatnya tenang. Kebiasan baik memberi skin to skin contact berdasarkan penelitian akan membuat anak merasa lebih aman dan nyaman. Secara emosi dapat membuat kondisi jiwanya tetap terpelihara dan sehat. Anak pun merasakan langsung bahwa kehadirannya diharapkan, disayangi, sekaligus diperhatikan oleh orang tuanya. Akhirnya ia akan tumbuh menjadi pribadi yang stabil, mantap, dan penuh percaya diri.

Tidak hanya itu, sentuhan penuh kasih sayang yang diberikan orang tua juga dapat berdampak secara kognitif pada anak. Sambil memeluk dan membelai kepala anak, orang tua dapat memberi masukan mengenai hal-hal baik yang perlu dilakukan olehnya. Masukan-masukan dalam situasi positif semacam itu akan lebih mudah diproses dalam pikirannya. Dalam sebuah riwayat disebutkan Rasulullah berhadapan dengan salah seorang sahabat beliau yang membawa putranya, kemudian beliau menciumnya dan alangkah tercengangnya sahabat tersebut kemudian ia berkata, “Wahai baginda Rasulullah saya mempunyai 10 anak dan belum pernah seorangpun yang saya cium”. Rasulullah bersabda “Barangsiapa yang tidak memberi kasih sayang maka tidak berhak baginya mendapatkan kasih sayang”. Kasih sayang kepada anak tidak selalu dengan pelukan dan ciuman, tetapi dengan memeluk dan mencium mereka kita telah memastikan kasih sayang itu. Di filim ini seorang ibu selalu memberikan pujian terhadap nilai anaknya walau pun nilai anaknya tidak sempurna dan selalu mengucapkan 3 kata I Love You.

Kemudian luangkanlah waktu untuk menghadiri acara sekolah anak karena dengan kita hadir membuatnya gembira dia merasa di sayang walau pun ia tidak mendapatkan peran penting dalam acara tersebut seperti orang tua xiaohua datang ke acara sekolah anaknya dan turut mengundang seluruh keluarganya untuk melihat pertunjukan anaknya meskipun dalam acara itu anaknya hanya menjadi peran bunga. Anak jalanan selalu membuat keonaran untuk menghilangkan jejak dia selalu membuat cara agar pihak keamanan terkecoh  dan memanfaatkan anggota baru melakukan hal-hal yang diinginkan dengan janji best friend forever padahal itu hanya janji-janji palsu untuk memanfaatkan mereka.Seperti yang terjadi dengan tom dan chengchai mereka dimanfaati teman jalanannya mereka terjebak dengan permainan temannya sendiri yang dianggap orang yang terbaik dibanding orang tua mereka sendiri.

Pada umumnya, orangtua pasti akan merasa kaget, kecewa, dan malu bila mengetahui bahwa anak mereka telah mencuri sesuatu milik orang lain. Namun, janganlah orangtua bertindak tergesa-gesa, langsung marah-marah kepada anak, apalagi menghukumnya dengan cara yang berlebihan. Sebab, tidak semua anak mencuri karena niat yang sudah direncanakan. Banyak penyebab anak Mencuri : Mencuri karena tidak mengerti, Mencuri karena kebutuhan identitas diri, igin menonjolkan rasa untuk kebersatuan, Mencuri karena mencontoh yang salah, Mencuri karena tekanan dan adanya keinginan untuk memiliki. Untuk mengatasinya orang tua mencukupi kebutuhan anak dan memberikan pengertian untuk bersabar, memberikan perhatian yang cukup.

Ada pencurian karena adanya ketidakstabilan dalam jiwa anak. Orang tua yang sibuk hanya tahu mencukupi kebutuhan anak secara materi, tetapi melalaikan kebutuhan rohaninya. Bila anak itu sehat, puas dan stabil jwanya, tidak mungkin ia mencuri untuk mencari perhatian orang dewasa.kita juga harus Mengenali pergaulan anak. Ketika diketahui anak mulai suka mencuri, segera selidiki lebih dahulu tentang teman-temannya. Apakah ia bergaul dengan teman- teman yang berperangai buruk, yang menganggap mencuri itu satu keberanian atau mereka diancam untuk mencuri. Jika benar teman- teman itu yang bermasalah, maka dengan sabar orang tua harus mengajar anak dan menjelaskan akibat buruk dari mencuri itu.

Seperti yang dialami tom, chengchai dan jery. Tom dan chengchai mencuri karena mencontoh yang salah, pergaulannya yang salah. Mereka berteman dengan anak jalanan yang menjebak mereka dengan teman satu tim mereka berpura-pura menjadi polisi gadungan dan memeras tom dan chengchai 2000 dollar karena tidak ada uang dan tidak berani mengatakannya pada keluarga mereka pun melakukan pencurian terhadap nenek-nenek yang tengah jalan tapi, mereka sadar dan mengembalikannya tapi, lihatlah yang dilakukan orang dewasa mereka tidak melihat sisi baik mereka yang mau mengembalikan kalung nenek itu malah mereka tetap memukuli tanpa ampun, sehingga ayahnya chengchai jadi korban demi membela anaknya hingga ia dirawat di ruang SICU. Sementara jery dia mencuri karena tekanan dan adanya keinginan. Jery sudah menjual semua kartu pokemonnya namun,  tidak cukup membeli tiket untuk keluarganya agar dapat menyaksikan pertunjukkannya di acara sekolahnya. ketika pemilik kantin sembarangan menaruh uang jery pun mencuri uang pemilik kantin itu jadi, ingat gak pesan bang napi “Kejahatan bisa terjadi bukan saja karena ada niat si pelaku, tapi kejahatan juga bisa terjadi karena ada kesempatan. Waspadalah,, Waspadalah,,,,

Yang dilakukan orang tua jery bukan bertanya kenapa jery melakukannya malah langsung menuduh karena kartu pokemon yang telah merusaknya dan mencambuk anaknya tanpa ampun pada adegan ini sangat menyentuh hati. Orang tua mereka baru sadar akan kesalahan mereka selama ini setelah apa yang terjadi pada tom dan jery. Tom yang merasa tak disayangi orang tuanya menuangkan segala apa yang terjadi padanya dan kekecewaanya pun ia tuangkan di blog nya itu lah yang terjadi apa bila komunikasi jarang dilakukan dan orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak ada waktu untuk anak-anaknya. Anak pun tumbuh dengan jiwa yang kosong.

Orang tua adalah panutan, maka sebagai orang tua mestinya memberikan contoh tauladan kepada Anak-anaknya. Tidak pandai mendidik anak dan tidak menunjukkan kasih sayang kepada anak, anak akan menjadi kecewa, dan terluka dan akhirnya membenci. Ayahnya chengchai pun baru menyadari semua anak bisa diajari tergantung bagaimana cara orang tuanya dan ia mengakui ia gagal mendidik anaknya ia selalu mendidik anaknya dengan kasar sehingga chengchai pun menjadi anak yang kasar dan suka berkelahi. Dan kedua orang tua jery dan tom baru menyadari kesalahan mereka mengajari anak-anaknya tom hanya menjawab ehm, ah, ketika ditanya ayahnya yang suka menjawab ehm,ah, oh ketika menjawab pertanyaan neneknya.

Kepala sekolah dan pak fu yang menyadari setelah mereka belajar dari pelajaran apel busuk yang terjadi di rumah sakit. Apabila apel busuk di buang tak kan punya apa-apa lagi dan mereka pun menerima chengchai kembali setelah ayahnya meninggal dan memohon untuk memberi kesempatan kepada anaknya.chengchai pun masuk kembali sekolah kepala sekolah dan pak fu memilihnmelanggar peraturan yang telah dibuat demi membangkit semangat anak yang tengah berputus asa dan tidak memiliki harapan. Kepala sekolah dan pak fu juga mengakui bakat chengchai dan melatihnya hingga chengchai menjadi juara bela diri sedunia. Dari filim ini kita berlajar pengakuan terhadap seseorang adalah sumber kekuatan.

        Filim ini menyadari kita saat anak kecil begitu banyak kita memberikannya dukungan dan pujian untuk membantunya melewati rintangan seiring berlalunya waktu dukungan dan pujian itu berubah jadi marahan dan pukulan yang sering kita berikan kepada anak-anak ketika anak melakukan kesalahan walau kadang hanya sedikit kesalahan yang dilakukannya. Filim ini juga menyadarkan kita bahwa dalam sisi anak ada gelap dan terang carilah yang baik dan semua yang baik akan muncul.dan ada pepatah mengatakan barang berguna  dipakai dengan salah akan jadi tidak berguna. Jangan menganggap anak itu hanya menyusahkan, membuat jengkel,bandel,bodoh karena tidak dapat nilai baik. Lihat sisi lain yang dapat ia lakukan ketika ia berusaha membuat kita bahagia walau tidak dengan prestasinya melainkan bakat yang dimilikinya atau saat ia merelakan uang jajannya untuk membri kita sebuah kado di hari jadi kita itu bukti bahwa dia mencintai kita sebagai orang tuanya.

       Filim ini mengajarkan kepada para orang tua dan calon orang tua kunci penting dalam mendidik anak yaitu  “kita fokus pada bakat mereka dan bukan pada kekurangan mereka dengan cara itu kita bisa berkomunikasi lebih baik”. Banyak para orang tua menganggap dengan memarahi, dan memukul anaknya telah mengajari mereka. Dan terkadang orang tua tidak mau mengakui kesalahannya didepan anak mereka, mereka seperti memegang prinsip :
Pasal 1 orang tua selalu benar
Pasal 2 kalau orang tua salah kembali lagi ke pasal 1

Artikel Terkait